Era Discovery Commerce 2026: Ketika Produk Mencari Pembelinya Sendiri

Ada pergeseran besar yang sedang terjadi dalam cara bisnis menjual produk di era digital. Jika dulu pelanggan harus aktif mencari produk melalui kolom pencarian, kini produklah yang "mencari" pembelinya melalui konten yang muncul di feed media sosial. Fenomena ini disebut Discovery Commerce, dan Lion Buzzers melihatnya sebagai peluang emas yang tidak boleh dilewatkan oleh bisnis mana pun di tahun 2026.

Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo, menjelaskan pergeseran ini dengan sangat gamblang: "Kalau di conventional commerce, biasanya produk itu di-listing dan menunggu pembeli. Tetapi di era discovery commerce, produk yang bisa mencari pembelinya melalui konten" . Inilah realitas baru yang harus dipahami oleh setiap pelaku usaha—termasuk Anda—dan Lion Buzzers hadir untuk membantu Anda memanfaatkannya secara maksimal.

Apa Itu Discovery Commerce dan Mengapa Ini Penting?

Discovery commerce adalah model perdagangan di mana konsumen menemukan produk bukan melalui pencarian aktif, melainkan melalui konten yang muncul secara organik di media sosial mereka. Data Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa 43% konsumen mencari informasi produk melalui platform digital sebelum membeli . Namun yang lebih menarik, banyak pembelian justru terjadi secara tidak sengaja—dipicu oleh konten yang menarik perhatian di feed.

Managing Partner Inventure, Yuswohady, mengungkapkan bahwa perilaku belanja saat ini didorong oleh dua hal: konsumen yang sejak awal berniat membeli, dan konsumen yang ketertarikannya muncul tanpa rencana sebelumnya . Limpahan informasi melalui media sosial, ulasan, komentar, dan komunitas memperbesar peluang terjadinya pembelian yang tidak direncanakan. Di sinilah Lion Buzzers berperan penting—membantu bisnis Anda tampil di momen-momen "penemuan" yang tidak terduga tersebut.

Data Terbaru: Ledakan Video Commerce di Indonesia

Indonesia menempati posisi pertama di Asia Tenggara dalam volume dan pertumbuhan transaksi video commerce. Laporan e-Conomy SEA 2025 mencatat:

800.000
Penjual menggunakan video (tumbuh 75% YoY)
2,6 Miliar
Transaksi (meningkat 90% YoY)

Angka-angka ini menunjukkan bahwa video commerce bukan lagi tren sekunder—ini sudah menjadi tulang punggung perdagangan digital di Indonesia . Lion Buzzers membantu bisnis Anda tidak hanya bertahan, tetapi berkembang pesat di tengah gelombang ini dengan strategi engagement yang tepat sasaran.

Tren Jualan Online yang Mendominasi Pasar 2026

Berdasarkan laporan dari berbagai sumber industri, ada beberapa tren utama yang sedang mendominasi jualan online di Indonesia :

Tren Deskripsi Implikasi untuk Bisnis
Live Shopping Sesi live streaming di Shopee Live, TikTok Shop, dan Tokopedia menjadi penyumbang omzet terbesar Interaksi real-time membangun kepercayaan dan mendorong pembelian impulsif
Sinergi dengan Afiliator Content creator dan masyarakat umum mempromosikan produk lewat ulasan singkat Jangkauan meluas tanpa biaya iklan besar di awal
Pemanfaatan AI AI untuk deskripsi produk, jadwal konten, hingga respons pelanggan otomatis Efisiensi operasional meningkat, fokus pada pengembangan produk
Niche & Ramah Lingkungan Produk spesifik, thrift/upcycled, dan olahan lokal diminati Gen Z & Milenial Segmentasi pasar yang lebih terarah dan loyal

Setiap tren di atas membutuhkan engagement yang kuat agar benar-benar menghasilkan konversi. Lion Buzzers menyediakan layanan yang membantu bisnis Anda memanfaatkan setiap tren ini secara optimal—dari meningkatkan views TikTok hingga membangun interaksi di Instagram.

Kisah Sukses: Es Teler 77 dan Amorcakes

Dua merek kuliner Indonesia membuktikan kekuatan discovery commerce dengan hasil yang luar biasa. Es Teler 77, yang berdiri sejak 1982, berhasil menghidupkan kembali nostalgia pelanggan lama sekaligus memperkenalkan produk kepada generasi baru melalui TikTok .

Dalam kampanye ulang tahun ke-44 mereka, Es Teler 77 menawarkan Es Teler Mini seharga Rp7.000. Hasilnya? Transaksi dari LIVE melonjak lebih dari 1.100%, sementara transaksi dari video tumbuh lebih dari 350% . Sekitar 60% dari total omzet online mereka sepanjang September 2025 hingga September 2026 disumbang oleh TikTok GO by Tokopedia.

Sementara itu, Amorcakes and Bakery dari Sukabumi kini memiliki 37 gerai dengan lebih dari 20.000 konten terkait yang mencatat sekitar 139 juta views pada kuartal III 2026 . TikTok GO by Tokopedia menyumbang hampir 30% omzet mereka dan sekitar 70% omzet online pada Juni–Agustus 2026.

Pelajaran penting: Kesuksesan Es Teler 77 dan Amorcakes bukan hanya karena mereka menggunakan platform digital, tetapi karena mereka membangun engagement yang autentik dengan audiens. Inilah yang juga menjadi fokus utama Lion Buzzers dalam setiap layanan yang kami berikan.

Tiga Pendekatan Konten untuk Discovery Commerce

Yuswohady menekankan bahwa konten pelaku usaha sebaiknya tidak semata-mata terasa seperti iklan. Ada tiga pendekatan yang dapat digunakan untuk menarik perhatian :

📚 Educating

Konten yang memberikan informasi berguna dan relevan dengan kebutuhan konsumen. Lion Buzzers membantu Anda menyusun strategi konten edukatif yang tetap mendorong engagement.

✨ Inspiring

Konten yang memotivasi dan menginspirasi audiens untuk bertindak. Lion Buzzers membantu membangun narasi yang menggerakkan hati audiens.

🎬 Entertaining

Konten yang menghibur dan relatable. Lion Buzzers memastikan konten Anda tidak hanya dilihat, tetapi juga dibagikan dan dibicarakan.

Faye Wongso dari KUMPUL.ID menambahkan, "At the end of the day, kita itu (pelaku usaha) sekarang berjuangnya di narasi dan storytelling" . Lion Buzzers memahami betul bahwa engagement yang kuat lahir dari cerita yang autentik dan konsisten.

Layanan Lion Buzzers untuk Era Discovery Commerce

Di era di mana produk harus "mencari" pembelinya melalui konten, Lion Buzzers menyediakan layanan digital growth & engagement yang dirancang untuk menjawab kebutuhan ini:

📱 Multi-Platform Engagement

Dari Instagram, TikTok, Facebook, YouTube, hingga Google Maps review—Lion Buzzers membantu Anda tampil optimal di setiap kanal yang relevan.

🎯 Fokus pada Interaksi Nyata

Views, likes, comments, shares, reposts—Lion Buzzers mengutamakan engagement yang berasal dari audiens nyata untuk mendorong konversi.

🚀 Strategi Adaptif

Tren berubah, algoritma bergeser—Lion Buzzers memastikan strategi Anda selalu selangkah lebih maju.

Kesimpulan: Saatnya Produk Anda Mencari Pembelinya

Discovery commerce bukan sekadar tren sesaat—ini adalah evolusi fundamental dalam cara bisnis berinteraksi dengan konsumen. Data menunjukkan bahwa video commerce tumbuh 90% year-over-year di Indonesia , dan bisnis yang tidak beradaptasi akan tertinggal.

Kunci sukses di era ini adalah engagement yang autentik dan konsisten. Konten yang mendidik, menginspirasi, dan menghibur akan membuat produk Anda "ditemukan" oleh konsumen yang tepat pada momen yang tepat. Dan di sinilah Lion Buzzers menjadi mitra yang tak ternilai bagi bisnis Anda.

🌟 Siap Memenangkan Era Discovery Commerce?

Jangan biarkan produk Anda tenggelam dalam kebisingan digital. Bersama Lion Buzzers, bangun strategi engagement yang membuat produk Anda ditemukan, dipercaya, dan dibeli.

Konsultasi Gratis Sekarang →

Lion Buzzers — Mitra digital growth & engagement terpercaya untuk bisnis yang ingin tampil beda dan diperhitungkan.